Apple memang sebuah perusahaan yang berusaha keras untuk
melindungi semua teknologi yang dimilikinya agar tidak ditiru oleh perusahaan
dan vendor lain. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa hal yang telah
dijalani pihak Apple terkait hak paten dan juga kasus pelanggaran paten.
Untuk kasus pelanggaran paten, Apple saat ini masih tercatat
memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan perushaan asal Korea Selatan
Samsung yang dituduh dan dilaporkan oleh Apple ke pengadilan Amerika Serikat
atas kasus pelanggaran hak paten. Namun, kasus tersebut seperti tidak pernah
berhenti begitu saja. Mesti salah satu dari keduanya telah diputuskan benar dan
salah satunya bersalah. Namun, keputusan tersebut pasti akan dibanding oleh
salah satu perusahaan.
![]() |
Baru-baru tadi pihak Apple sendiri juga mendapatkan
kegagalan dalam hal pengajuan hak paten atas design iPad mereka oleh pengadilan
urusan paten negara Rusia. Namun, seperti tidak mengenal kata menyerah. Pihak
Apple kembali ingin membuat sebuah hak paten kembali atas teknologi mereka
yaitu Wireless Charging.
Wireless Charging sendiri merupakan sebuah metode pengisian
baterei tanpa menggunakan kabel. Dikutip dari sebuah laman di detikInet,
dikatakan bahwa pihak Apple tengah berencana membuat sebuah paten untuk
teknologi sejenis. Namun, pihak Apple berkilah bahwa teknologi yang akan mereka
patenkan adalah teknologi tercanggih dari wireless charging yang pernah ada.
Sebenarnya Wireless charging sudah mulai digunakan pada
tahun 2009. Namun, pada masa sekarang kembali dipopulerkan oleh Nokia lewat
produk terbaru mereka Nokia Lumia 920.
Meski tidak harus menggunakan sistem kabel. Namun, WirelessCharging juga dirasakan kurang begitu membantu. Pasalnya antara perangkat
dengan chargeran masih harus tetap bersentuhan. Untuk itulah Apple sekarang
sedang mengembangkan sebuah teknologi sejenis yang berbeda. Dimana pengguna
bisa melakukan Charge tanpa harus menyentuhkan perangkat dengan chargernya. Dan
bisa sampai radius satu meter. Nah, teknologi inilah yang direncanakan pihak
Apple akan mereka patenkan.
Untuk mewujudkan hal itu Apple menggunakan sumber listrik yang ada pada perangkat Near Field Magnetic Resonance (NFMR) agar bisa memancarkan energi para perangkat yang memiliki sirkuit resonator NFMR. Disebutkan bahwa sistem ini bisa membuat sebuah area energi untuk bisa digunakan untuk mengisi baterei.
Sungguh hebat dan bagus. Bagaimana menurut kalian?



Post a Comment