Pendingin hardware merupakan sebuah alat yang bisa juga dikategorikan ke dalam benda yang wajib ada dalam sebuah piranti teknologi. Benar saja, tanpa adanya pendingin pastinya semuanya akan berjalan tidak sesuai performa karena tidak bisa dipungkiri bahwa panas juga bisa menghambat kinerja sebuah piranti dalam dioperasikan.
Namun, perangkat yang disebut dengan pendingin hardware biasanya di dominasi oleh perangkat yang berukuran lumayan besar. Karena asumsi dengan besarnya benda bisa menghasilkan dingin yang lebih baik. Namun, asumsi tersebut sepertinya coba dibantah oleh GE.
Baru-baru ini GE mencoba menggebrak dunia pendingin hardware piranti dengan meluncurkan sistem pendingin hardware dengan ukuran ultratipis. Hanya seukuran kartu kredit. Apakah memang efesien ya nantinya pada saat diterapkan?
Untuk sistem pendingin yang ditanamkan pada perangkat mobile umumnya memang menggunakan sistem pendingin yang relatif kecil. Hal ini tentu saja untuk membuat kesan mobilitas gadget atau piranti menjadi lebih mudah saat digunakan. Namun, berkembangnya teknologi membuat perusahaan GE untuk lebih mengembangkan lagi dengan meluncurkan pendingin hardware dengan nama DCJ (Dual Piezoelectric Cooling Jets).
Mengenai kinerja alat ini, pihak GE mengklaim bahwa ukuran yang sangat tipis tidak menghalangi kemampuan DCJ (Dual Piezoelectric Cooling Jets) untuk membuat sistem pendinginan pada hardware 10 kali lebih baik dari yang pernah ada. Hal ini tentu saja lebih cepat dari sistem pendingin konvensional yang ada sekarang ini.
Pihak GE sendiri berharap dengan hadirnya sistem pendingin ultra tipis ini akan membawa
perkembangan perangkat mobile seperti notebook maupun tablet untuk
memiliki ukuran yang lebih langsing.



Post a Comment