Dalam dunia teknologi ternyata pelanggaran terkait paten sepertinya sangat sulit dihindarkan. Tidak jarang kedua perusahaan terlibat konflik yang berkepanjangan olehnya. Sebut saja dua perusahaan besar yaitu Apple dan Samsung yang sampai sekarang juga belum juga akur. Yang terbaru adalah perselisihan antara pihak Nokia dan HTC.
Pihak Nokia sudah menegur pihak HTC secara terang-terangan agar berhenti untuk meniru teknologi yang lebih dulu dikembangkan oleh Nokia. Teguran tersebut disampaikan pihak Nokia pada sebuah acara pers yang mereka gelar di meja pengadilan di Negara Belanda.
Pihak Nokia menduga bahwa HTC One yang merupakan ponsel terbaru yang dirilis oleh HTC telah secara sengaja menggunakan salah satu komponen penghasil suara mikro (high amplitude microphone) yang diperuntukkan pada perangkat teknologi Nokia.
Pihak Nokia mengklaim bahwa teknologi yang dimaksudkan telah dibuat secara eksklusif untuk diintegrasikan ke dalam perangkat yang dibuat oleh pihak Nokia melalui ST Electronics, dan apabila ternyata digunakan untuk perangkat lain maka pihak Nokia menyebutkan bahwa, hal tersebut sudah melanggar NDA (non disclosure agreement) yang ditandatangani pihak produsennya dan Nokia.
Dalam penjelasan tersebut, pihak Nokia juga menuding pihak ST Electronics telah lalai menjual teknologi tersebut kepada pihak perusahaan diluar Nokia.
Pernyataan pihak HTC
diungkap lewat Engadget yang mana mereka kecewa dengan keputusan
tersebut, ”Kami sedang mempertimbangkan apakah akan berdampak pada
bisnis kami dan kami akan mengeksplorasi alternatif solusi pengganti
sesegera mungkin."
Lalu, bagaimana menurut anda? Siapa yang benar? Siapa yang salah?



Post a Comment