0
Pesta RBT adalah sebuah program yang digagas oleh 3 buat provider jaringan seluler terbesar di Indonesia. Ketiga provider jaringan seluler tersebut adalah Telkomsel, XL Axiata dan juga Indosat beserta 12 label musik yang menaungi para musisi Indonesia. Acara ini bertujuan untuk membangkitkan lagi industri nada dering sambung pribadi (ring back tone) yang melesu sejak Oktober 2011.

Penyebab dari melemahnya minat dari para pelanggan RBT tentunya tidak diketahui apa penyebabnya. Namun, mungkin kebosanan adalah salah satu faktor penentunya ditambah dengan biaya yang dikeluarkan konsumen ponsel juga sangat mahal. Kemudian lagi adanya fitur online juga melupakan para pelanggan yang kebanyakan penyuka RBT adalah remaja ini suka melakukan chat atau sms saja daripada menelpon.

Telkomsel Mundur Dari Pesta RBT
Namun, yang mengejutkan dari pesta RBT tersebut adalah kemunduran pihak Telkomsel dari program tersebut. Padahal sebelumnya Telkomsel sudah berkomitmen untuk secara bersama-sama gabung dalam acara pesta RBT dan iRing tersebut namun di akhir-akhir ternyata Telkomsel memutuskan untuk tidak bergabung.

Mengutip dari sebuah laman di situs Kompas, Bimbom Barkah dari Universal Music Indonesia mengatakan, untuk mengembalikan industri RBT seperti sedia kala diperlukan kerjasama antara label musik dan operator seluler untuk melakukan 4K. "4K itu adalah keabsahan, kemudahan, kepercayaan, dan komitmen.” Namun ternyata Telkomsel tidak berkomitmen dengan jelas sehingga pada akhirnya perusahaan tersebut memutuskan untuk berhenti dan tidak ikut dalam acara tersebut.

Kemunduran Telkomsel ini tentu saja sangat membuat para label musik menjadi kecewa. Mereka berharap nantinya Telkomsel akan ikut karena sudah barang tentu karena memang Telkomsel mempunyai pangsa pasar yang sangat luas. Karena hingga saat ini, pengguna Telkomsel mempunyai 121 juta pelanggan aktif.

Program ini pada dasarnya menyatukan akses kode untuk berlanggan RBT, melalui *919#. Jangka waktu berlangganannya diatur selama sepekan dengan tarif Rp 3.000. Selain mengefisiensi biaya operasional, program ini diklaim memberi kenyamanan pelanggannya dari sisi keamanan dan transparansi.

Ada 12 label musik yang ikut dalam program ini, yaitu Pelangi Musik, Universal Music Indonesia, Aquarius, Emotion, Warner Music, Sony Music Indonesia, Sony Music, Alfa Records, Virgo, Nagaswara, Trinity, dan Sani Music.
Menulis adalah salah satu hobi yang membuat saya tetap bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari.

Post a Comment

 
Top